Advertisement

© 2013-2014 All Rights Reserved. Powered by Blogger.

“My Love Story”


 “My Love Story”
Kisah ini awalnya indah tetapi itu menurutku, Hahaha… J. Dan ternyata akhir kisahku ini tak berakhir bahagia seperti awalnya melainkan berakhir dengan senyum kesedihan J  yayyayah. Itulah yang namanya CINTA, oh yah kenalin namaku Ayu siswa SMA kelas X di SMA N. Seklias tentang kisahku, kisahku yang satu ini mengenai cinta. Kalian pasti pernah merasakannya kan…?
Kisah ini dimulai saat aku masih duduk dibangku SMP, aku hanyalah cewek polos dan lugu yang belum tau apa arti cinta yang sesungguhnya. Ijinkan aku untuk mendeskripsikan cowok yang akan aku ceritakan dalam kisah ini, namanya  Aray. Dia sosok pria yang pandai, bijaksana dan pendiam. Waktu itu saat kegiatan classmeeting berlangsung  aku dan teman-teman sedang duduk sibuk membuat mading didepan laboratorium bahasa. Saat itu juga dilaboratorium Tik yang bersebelahan dengan laboratorium bahasa anak-anak dari kelas sebelah yang sedang sibuk membuat mading untuk kelasnya. Dikala aku sedang menggunting kertas tak sadar ada yang memperhatikan gerak-gerikku dari kejauhan, aku tak menyadari itu kala Aray cowok dari kelas sebelah itu memandangiku dari tadi. Aku baru menyadari itu setelah salah satu dari temanku yaitu cac mengatakan padaku kalau si cowok itu melirik-lirik terus kearahku.
“Eh liat tuh yu…. Dari tadi SiAray liatin kamu terus lhoo….” Kata caca padaku
“Iiih apa sih ca, mungkin dia negliatin kamu kali” jawabku tersenyum malu
“Beneran kok dari tadi dia ngeliatin kamu terus, kamunya aja yang ga nyadar kalo dialiatin terus dari tadi” Ucap Caca
“Ah sudah-sudah ga usah ribut, mendingan sekarang urusin nih mading ga usah ngurusin yang lain. Mungkin dia ngliatin aku kali bukan ngliatin kalian. Hahaha…. J “ sahut winda temanku
“Yeeeh pede banget sih kamu wind” Ucapku dan caca
“Ya udah mendingan sekarang kelarin dulu nih mading” Tuturku.
Sepuluh menit berlalu ketika aku sedang kecapean karna membuat mading, aku bergegas beristrahat untuk melemaskan otot-ototku yang kaku. Berdiri kubangun dari duduku menyendiri disalah satu anak tangga yang berada didepan lab.bahasa, ketika aku sedang melihat disekelilingku tanpa sengaja aku melihat Aray yang saat itu juga dia sedang memandangiku. Alhasil kami saling memandang dengan wajah yang berbinar-binar. Aku tak menyangka apa yang diucapkan caca padaku itu benar. Akupun berdiri  dari duduku dan bergegas lari menuju lab.bahasa , dengan menunjukan wajah bahagia, malu dan tersenyum dengan pipi yang memerah.
“Kenapa kamu dateng-dateng mukanya sumringah gitu?” Ujar Caca
“Eeemmmm……. Engga kenapa-kenapa kok” Jawabku
Setelah selesai membuat mading aku dan teman-temanku membereskan kertas-kertas dan sampah-sampah lainnya bekas membuat mading. Kemudian setelah semua sudah bersih akupun pulang. Sesampainya aku dirumah kulepas sepatu, kulempar tas kekamarku dan bergegas diriku mandi karena sudah tak tahan dengan bau badan dan keringat yang menempel pada diriku. Keesokan harinya pada saat aku dan Caca akan kekantin dari arah berlawanan tak sengaja aku menabrak seseorang dan ternyata orang itu adalah Aray, cowok yang kemarin ngliatin aku.
“Ciyeeeee..” Ejek Caca padaku
“Apaan si Caaaa….” Jawabku dengan malu
 Classmeeting masih berjalan, hari itu Jum’at saat kegiatan lomba futsal antar kelas berlangsung. Aku, Caca dan Winda pergi ke Lapangan Futsal untuk menonton dan memberi semangat untuk kelasku yang sedang bertanding. Saat itu aku yang sedang duduk didepan kelas 8A, mataku yang awalnya terpanah ke arah lapangan. Berubah arah menuju kantin, karena dikantin Aray duduk sambil melirik kepadaku seperti waktu itu dilab.bahasa.
Suatu Malam aku bermimpi kalau Aray menyatakan isi hatinya kepadaku. Aku bermimpi hal yang sama selama 3 hari berturut-turut. Aku kira Aray benar-benar menyukai diriku tetapi semua itu hanya khayalanku dan angan-anganku saja. Ujur baru baru kali ini aku merasakan bahwa aku benar-benar percaya dan mengasihi seorang cowok. Aku hanya berharap, kelak jika Tuhan mengijiknkan, aku ingin selalu bersamanya dan membagi hidup bersamanya.

Melalui ini aku ingin mengatakan bahwa Aku sangat mengasihi dan mencintainya. Hahahaha J aku berharap dia tahu dan percaya kalau aku benar-benar menyukai dirinya.

Untuk kamu yang mengalami hal yang sama denganku jangan sedih dan jangan terlalu berharap kalo orang yang kita suka juga menyukai kita.
Tetaplah berharap pada Tuhan J

The Best Is Yet to Come.
separador

0 komentar:

Advertisement

Blog Kisah Remaja